Pages

Monday, July 11, 2016

Rambut 6kg dikeluarkan daripada perut wanita








COX (kanan) bersama anaknya, Alice.- AGENSI (gambar kecil) GUMPALAN rambut yang ditemui dalam perut Cox.

CHELTENHAM, Britain – Seorang wanita terpaksa menjalani pembedahan untuk mengeluarkan gumpalan rambut seberat enam kilogram (kg) dari dalam perutnya baru-baru ini.

Sophie Cox, 23, yang berasal dari sini menghidap sejenis penyakit digelar Sindrom Rapunzel yang menyebabkan dia memakan rambutnya sendiri. Dia berbuat demikian selama tujuh tahun semasa sedang tidur.

Cox mula hilang berat badan dan menyedari terdapat bahagian di kepalanya yang botak sebelum mengalami sakit perut ketika mengandung anak perempuannya pada penghujung 2014.

“Pada Oktober 2015, saya tidak boleh makan tanpa muntah dan perut saya membengkak. Doktor tidak tahu mengapa keadaan saya sedemikian. Mereka membuat ujian batu hempedu dan kanser perut, namun tidak menemui apa-apa,” kata Cox.

Dia kemudian menjalani pemeriksaan endos­kopi pada November tahun lalu dan doktor menemui gumpalan rambut seberat 6kg di dalam perutnya.

Cox bagaimanapun terpaksa menunggu selama empat bulan sebelum menjalani pembedahan yang memakan masa selama enam jam bagi membuang gumpalan rambut itu pada April lalu.

Dia kini dipantau bagi memastikan tiada lagi gumpalan rambut baharu terbentuk di dalam perutnya.

– Agensi



Artikel Penuh: http://www.kosmo.com.my/kosmo/content.asp?y=2016&dt=0710&pub=Kosmo&sec=Dunia&pg=du_03.htm#ixzz4E4MnS4mA
Hakcipta terpelihara 

Monday, June 27, 2016

Subhanallah...Bacalah Kisah Dua Orang Saleh dan Seguci Emas - SEPUTAR INFORMASI



Kisah Dua Orang Saleh dan Seguci Emas



Subhanallah...Bacalah Kisah Dua Orang Saleh dan Seguci Emas - SEPUTAR INFORMASI:





 "Kisah dua orang saleh dan seguci emas ini akan memberikan pelajaran hidup bagi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Kisah ini terjadi sebelum masa keislaman dimana hidup dan orang saleh yang begitu wara.



Mereka memiliki sifat yang amanah, jujur dan tidak mudah terperdaya oleh perkara duniawi, seperti harta. Inilah kisahnya!


Suatu ketika dua pria saleh itu melakukan transaksi jual beli tanah. Kesepakatan antara keduanya terjalin dan kemudian mereka berpisah.



Inilah bermulanya kisah dua orang yang menolak menjadi pemilik gentong berisi emas.

Beberapa hari kemudian, pria yang membeli tanah menemui si penjual. Bukan untuk mengeluh atas tanah yang dibelinya, tapi pria itu ingin memberikan seguci emas meskipun ia sebenarnya sudah membayar lunas tanah yang dibelinya.



 Ia menemukan seguci emas itu di dalam tanah yang baru dibelinya. Karena ia berpikir bahwa ia hanya membeli tanahnya saja tidak beserta seguci emas itu. Tapi ternyata si pemilik sebelumya hanya memiliki tanahnya saja.



 Bahkan ia juga baru tahu jika di dalam tanahnya tersimpan seguci emas.

Si pembeli menunjukkan kejujurannya dengan mengembalikan seguci emas itu pada si penjual. Tapi si penjual itu juga menunjukkan kejujurannya dengan mengatakan bahwa ia bukanlah pemilik dari seguci emas tersebut. Si penjual mengatakan bahwa ia telah menjual tanah beserta isinya kepada si pembeli.

Inilah sikap orang saleh yang harus kita contoh.



Mereka tidak memperebutkan harta untuk mereka sendiri, melainkan mereka saling menyerahkan harta satu sama lain karena takut jika harta itu bukanlah hak mereka. Akhirnya kedua orang itu mendatangi seorang


hakim (qadhi) untuk memutuskan tentang seguci emas tersebut.



 Mendengar kisah 2 orang saleh itu, sang hakim pun merasa kebingungan dan bangga terhadap kesalehan yang dimiliki kedua pria itu. Sungguh ia berpikir keras untuk mendapatkan hasil yang seadil-adilnya. Ia merasa kebingungan karena kedua pria shaleh itu sama-sama mengembalikan atau melemparkan harta ke pria lain.



 Sang hakim akhirnya mendapatkan sebuah solusi, kemudian ia bertanya pada kedua pria itu apakah mereka memiliki anak. Pria pertama memiliki satu anak laki-laki dan pria lainnya memiliki anak perempuan.



 Hakim itu kemudian mengatakan agar mereka menikahkan kedua putra dan putri mereka serta memberikan seguci emas itu pada mereka untuk mencukupinya. Sang hakim menyarankan pada mereka untuk bersedekah dengan seguci emas yang mereka temukan.



 Kedua pria itu sungguh senang dan kegirangan atas keputusan sang hakim. Mereka kemudian menikahkan putra dan putrinya. Mereka adalah pasangan yang pas dan cocok karena merupakan anak soleh dan sholehah dari ayah-ayah yang saleh pula.



 Berdasarkan kisah orang saleh di atas, kita mendapatkan pelajaran bahwa sesungguhnya harta bukanlah tujuan utama kita hidup di dunia ini. Layaknya Rasulullah yang selalu beramal shaleh dan memikirkan tujuan hidupnya, yakni Allah.



Kejujuran yang ditunjukkan oleh kedua pria itu dapat kita jadikan contoh bahwa di setiap kesempatan, meskipun itu menguntungkan atau merugikan bagi kita hendaknya kita tetap jujur karena kebohongan adalah dosa yang akan berlanjut.



Mereka berdua sangat menjaga kehalalan harta yang didapatkan, meskipun itu adalah harta yang banyak. Oleh karena itu, kita harus pastikan bahwa harta yang kita dapatkan adalah harta yang halal agar harta tersebut memberikan berkah dalam kehidupan kita.



 Sudilah kiranya sahabat semua untuk menyebarkan artikel ini semoga berguna dan bermanfaat untuk yang lain

Sumber :http://www.kumpulanmisteri.com/2016/06/kisah-dua-orang-saleh-dan-seguci-emas.html"



'via Blog this'

Saturday, June 25, 2016

Lelaki Kuwait nikah empat wanita dalam sehari - Global - Sinar Harian





Lelaki Kuwait nikah empat wanita dalam sehari

Lelaki Kuwait nikah empat wanita dalam sehari - Global - Sinar Harian: "DENDAM. Demi membuktikan kepada bekas kekasih dirinya masih 'laku', seorang lelaki Kuwait dilaporkan menikahi empat wanita pada hari sama.

Selain dianggap 'bertuah' oleh lelaki di luar sana, gambar-gambar lelaki berusia 28 tahun itu bersama isteri-isterinya turut menjadi viral di media sosial. 

Menurut komen-komen yang didapati di media sosial, lelaki itu bertindak demikian selepas bekas kekasihnya mencari seorang wanita yang mahu mengahwininya, lapor Naij.Com News.‎

Bagaimanapun, lelaki kacak itu bukan hanya menikahi seorang wanita tetapi empat!"



'via Blog this'

Friday, June 24, 2016

Bas pertama angkut jemaah haji




GAMBAR fail menunjukkan bas yang didakwa pertama kali digunakan untuk mengangkut jemaah haji di Makkah.

Agensi
Jeddah: Akhbar tempatan dan rangkaian media sosial Arab Saudi kelmarin menyiarkan gambar yang mereka dakwa bas pertama mengangkut jemaah haji ke Makkah hampir 86 tahun lalu.

Kaedah pengangkutan bermotor pertama itu dimulakan secara beransur-ansur dan menggantikan unta dan keldai yang digunakan penduduk Saudi serta umat Islam dari negara lain yang menunaikan haji di Makkah dan menziarah Masjid Nabawi di Madinah serta tempat bersejarah lain di Hijaz.

Sebelum kenderaan bermotor diperkenalkan, perjalanan menggunakan unta dari negara Arab seperti Syria dan Lubnan ke Makkah mengambil masa beberapa bulan. - Agensi
Artikel ini disiarkan pada : Selasa, 21 Jun 2016 @ 11:42 AM

Monday, June 20, 2016

Singa makan manusia dipenjara seumur hidup


AP
New Delhi: Tiga singa dihukum ‘penjara’ seumur hidup kerana memakan manusia yang tinggal berhampiran hutan simpan Gir di Gujarat.

Sebanyak 17 singa di hutan simpan itu ditangkap oleh pihak berkuasa perhutanan dan hidupan liar bulan lalu, selepas tiga orang yang tinggal berhampiran, diserang haiwan buas berkenaan.

Pengarah Jabatan Hutan Gujarat, A P Singh, berkata sisa tubuh manusia ditemui dalam najis tiga singa, iaitu seekor jantan dan dua betina.

Menurutnya, singa jantan menyerang mangsa manakala dua singa betina itu turut memakan mangsa.

Menurut pegawai zoo berhampiran, singa jantan itu kini dikurung di zoo berkenaan manakala dua singa betina terbabit ditempatkan di pusat penyelamat haiwan.

Sebanyak 14 lagi singa dibebaskan kembali ke dalam hutan.
Artikel ini disiarkan pada : Khamis, 16 Jun 2016 @ 9:39 PM

2 bulan, 2 anak



SEPASANG bayi kembar Annisa yang dilahirkan selang dua bulan.

Agensi
Polewali, Indonesia: Seorang wanita yang baru melahirkan anak dua bulan lalu terkejut apabila dia tiba-tiba sakit perut sebelum melahirkan seorang lagi bayi baru-baru ini.

Annisa, 25, melahirkan bayi lelaki ketika gerhana matahari penuh pada 9 Mac lalu di sebuah pusat perubatan di sini.

Bagaimanapun, pada 7 Mei lalu, Annisa tiba-tiba sakit perut dan tidak lama selepas itu dia melahirkan seorang bayi perempuan.

Annisa berkata, beberapa hari selepas melahirkan bayi pertamanya, dia kembali kepada rutin hariannya dengan mengambil upah mencuci pinggan dan menjual kuih.

“Saya terpaksa bekerja keras untuk mencari wang kerana sudah diceraikan suami beberapa bulan sebelum saya melahirkan anak,” katanya.

Menurutnya, anak keduanya dilahirkan di rumah dengan dibantu seorang bidan kampung kerana dia tidak sempat untuk ke hospital.

“Saya sangat terkejut kerana tidak sangka sekali lagi melahirkan anak dalam tempoh yang sangat singkat ini.

“Namun, saya tetap bersyukur dan berusaha untuk membesarkan anak-anak saya dengan sempurna,” jelasnya.

Sementara itu, seorang pakar di hospital Majene, Sulawesi Barat, Dr Zulfatma berkata, keadaan yang dialami Annisa adalah tidak mustahil, tetapi sangat jarang berlaku.

“Kemungkinan Annisa mengandung anak kembar daripada dua telur yang membentuk dua janin dengan dua tali pusat dan dua selaput ketuban.

“Bayi pertama ini lahir tidak cukup bulan, tetapi bayi kedua tetap berada di dalam rahim dan dilahirkan apabila sampai tempohnya,” katanya.

Tambahnya, kemungkinan doktor yang menyambut kelahiran pertama Annisa gagal mengesan satu lagi bayi berada di dalam rahim wanita itu.
Artikel ini disiarkan pada : Jumaat, 17 Jun 2016 @ 10:07 AM

Kain dalam perut sejak 4 tahun lalu



DOKTOR menunjukkan kain yang dikeluarkan dari perut lelaki itu.

Riyadh: Seorang lelaki yang pernah menjalani pembedahan pemindahan buah pinggang terkejut mendapati kain yang digunakan doktor ketika pembedahan tertinggal di dalam perutnya selama hampir empat tahun sebelum ia dikeluarkan minggu lalu.

Lelaki terbabit mendapatkan rawatan di sebuah hospital di Jouf, bandar di barat laut Saudi minggu lalu selepas menderita sakit perut yang teruk sejak menjalani pembedahan itu.

Imbasan yang dibuat menunjukkan terdapat sehelai kain di dalam perutnya, menyebabkan doktor mengambil keputusan melakukan pembedahan kecil bagi mengeluarkannya.

“Sehelai kain yang panjang dan lebar 40 sentimeter tertinggal di dalam perut pesakit oleh doktor yang melakukan pembedahan pemindahan buah pinggang ke atasnya,” lapor akhbar Okaz. - Agensi
Artikel ini disiarkan pada : Jumaat, 17 Jun 2016 @ 10:10 AM