Menurut laporan itu, sumber keamanan Mesir baru-baru ini mencatat bahwa rezim Suriah telah kesulitan untuk memantau panggilan oposisi lewat alat komunikasi setelah mereka mulai menggunakan jalur komunikasi yang aman.
Rezim di Damaskus kesulitan untuk memantau panggilan yang dilakukan oleh Tentara Bebas Suriah dan Koalisi dari Komite Revolusi Suriah, sumber itu mengatakan kepada surat kabar.
Sedangkan dua kapal angkatan laut Iran mulai berlabuh di pelabuhan Suriah Tartus selama akhir pekan lalu.
Armada, yang terdiri dari kapal perusak dan sebuah kapal pasokan, tiba di pelabuhan Tartus, 220 kilometer (137 mil) barat laut dari ibukota Suriah Damaskus setelah menerima izin dari angkatan bersenjata Mesir untuk berlayar melalui Terusan Suez ke Laut Mediterania dalam perjalanan mereka ke pantai Suriah.
Pada hari Minggu surat kabar Asharq al-Awsat mengutip seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa AS prihatin dengan kedatangan kapal Iran ke Suriah dan menganggapnya sebagai upaya Iran untuk memperburuk situasi di wilayah tersebut.(fq/ynet)
'via Blog this'
No comments:
Post a Comment