Pages

Monday, February 22, 2010

panggilan al-aqsa

*
*

the article is taken from www.infopalestina.com but sorry for those who did not know how to read it! They are in Indonesia Language for those who can read, dont just read... think! 3/21/2007 12:31:09 PM Panggilan Al-Aqsha Pertempuran kita dengan Yahudi tetap terbuka dan akan terus terbuka. Kita hidup di satu zaman penuh dengan kerusakan yang dilakukan oleh bangsa Yahudi untuk kedua kalinya. Sebagaimana diungkapkan ayat pertama dari Surat Al-Isra. Menurut pendapat yang paling valid, kerusakan pertama yang dibuat Yahudi adalah, pada masa Rasulallah SAW di Madinah. Kerusakan yang pertama ini bermakna majazi (kerusakan akhlaq dan moral). Namun Rasulallah dan para sahabat waktu itu berhasil mengikis habis kebejatan yahudi bersama antek-anteknya. Coba perhatikan kembali surat Al-Isra yang berbicara tentang dua kerusakan yang dimulai dengan membicarakan dua peristiwa dari dua masjid. Allah Ta’ala berfirman, “Maha Suci Allah yang telah mengisrakan hambanya pada suatu malam dari masjid Al-Haram menuju masjid Al-Aqsha yang kami berkahi sekelilingnya, untuk kami perlihatkan ayat-ayat kami”. Ayat di atas menyebutkan hubungan yang sangat erat antara dua masjid yang diberkahi dan dua kerusakan yahudi pada ayat ke empat. kerusakan pertama menimpa masjid Al-Haram pada 14 abad yang lalu. Dan al-Hamdulillah kerusakan tersebut dapat dipadamkan oleh Rasulallah SAW. bersama para sahabatnya. Kemudian kerusakan kedua di sekitar Masjid Al-Aqsha yang akan dikikis habis oleh anak-anak bangsa ummat ini, para mujahid dan as-shidiqin, insya Allah. Saat ini kita saksikan eskalasi peningkatan rencana makar syaithan Yahudi terhadap AL-Aqsha. Kita juga melihat sejumlah bulldozer Israel menghancurkasn gerbang al-Mugaribah. Pintu dimana Rasulallah SAW pernah masuk melewatinya. Kita juga dengar pembangunan terowongan di bawah bukit al-Aqsha, berikut sinagog peribadahan mereka di bawah tiang fondasi Al-Aqsha yang mengakibatkan kondisi Al-Aqsha semakin mengkhawatirkan. Sebagian ikhwah bertanya pada saya, “Apakah Israel akan berhasil menghancurkan Al-Aqsha ?. Apakah ada keterangan dari al-Qur’an atau Sunnah yang menjelaskan hal tersebut ?. saya menjawab, tidak ada keterangan baik dari al-Qur’an maupun dari Hadits Nabi SAW yang menerangkan tentang keberhasilan atau kegagalan yahudi dalam menghancurkan masjid Al-Aqsha. Berarti masalah ini sesuatu yang didiamkan oleh agama Islam, kita tidak bisa mengklaim mereka akan gagal atau berhasil dalam menghancurkan al-Aqsha. Bangsa Yahudi mungkin saja berhasil menghancurkan Al-Aqsha, jika terjadi maka itulah yang namanya “Kiamat”. Saat itu, ummat Islam akan tersadar atas kesalahanya. Inilah factor yang membangkitkan gerakan jihad di seluruh dunia, yang akan membawa kita semua pada kebebasan dan kemerdekaan. Kita berdo’a semoga mereka tidak berhasil dalam ushanya. Kita berharap al-Aqsha tetap berdiri tetap menjadi dalam daging mereka. Allah telah menjadikan Al-Aqsha ini sebagai symbol ummat Islam yang sedang diuji dengan berbagai kejahatan Yahudi untuk kedua kalinya di dunia dan yang terbesar. Al-Aqsha merupakan moment perang antara kaum muslimin dan Yahudi. Kajahatan Yahudi yang kedua kalinya ini berupa perusakan Masjid Al-Aqsha dan penjajahan tanah yang diberkahi (Al-Quds). Dengan izin Allah, peristiwa ini akan menjadikan ummat Islam bersatu, hati-hati ummat Islam di Timur dan Barat akan terpanggil untuk menuju Masjid Al-Aqsha. Para mujahidin akan berkumpul di sekitar Masjid Al-Aqsha, mereka akan berbondong-bondong masuk al-Aqsha, sebagaimana dahulu kakek-kakek merka dari kalangan para sahabat Nabi masuk Al-Aqsha. Seperti dijelaskan dalam Al-Qur’an surat AL-Isra ayat 7, “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai”. Perang dengan Yahudi adalah perang tentang Al-Aqsha. Sama saja apakah mereka berhasil menghancurkannya atau tidak. Karena Al-Aqsha akan tetap menjadi symbol abadi yang akan hidup di dalam lubuk hati setiap muslim, hingga nanti datangnya para mujahidin. Selamat wahai al-Aqsha, berapa banyak engkau akan bangkitkan ummat ini serta hidupkan semangat jihad mereka ?.(pi/asy) Oleh ; Shaleh Al-Kholidi harian Al-Sabil 28/2/2006

No comments: